Home » Info CPNS » Oknum PNS Dishub Pringsewu Jadi Tersangka Kasus SK PNS Palsu

Oknum PNS Dishub Pringsewu Jadi Tersangka Kasus SK PNS Palsu


Share

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Robertus Didik Budiawan

TRIBUNNEWS.COM, PRINGSEWU - Polres Tanggamus menetapkan oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Perhubungan (Dishub) Pringsewu berinisial AJ, sebagai tersangka kasus surat keputusan (SK) tugas CPNS palsu di lingkungan Pemkab Pringsewu, Lampung.

“Ya itu (AJ tersangkanya), kami masih mengejar AJ,” ujar Kapolres Tanggamus AKBP A Djoko Widiyanto saat dihubungi Tribun Lampung (Tribunnews.com Network), Senin (21/1/2013).

Djoko menambahkan, polisi menetapkan AJ sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Namun, Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Doni Hendri Dunan menuturkan, sejak polisi menyelidiki perkara SK CPNS palsu ini, AJ sudah menghilang. AJ adalah Kasie Teknik Prasarana Dishub Pringsewu.

Sekitar 17 hari, AJ tidak masuk kerja tanpa keterangan alias alpa. Sekretaris Dishub Pringsewu Ikhwan Muslimin menjelaskan, AJ tidak terlihat masuk kerja sejak 2 Januari 2013.

“Sampai sekarang tanpa keterangan,” ucap Ikhwan sambil menunjukkan buku daftar hadir pegawai Dishub Pringsewu.

Sementara, Kadishub Pringsewu Zuhairi mengaku sudah tiga kali membuatkan surat perintah tugas (SPT) kepada AJ, untuk memenuhi panggilan Inspektorat.

Ikhwan menerangkan, karena AJ tidak pernah masuk kantor, maka pihaknya menyampaikan undangan dari Inspektorat ke kediaman AJ di  Bandar Lampung.

“Kata istrinya sedang pergi ke Jakarta,” cetus Ikhwan.

Menurutnya, sampai saat ini sudah ada 41 pegawai Dishub Pringsewu yang dipanggil Inspektorat terkait SK CPNS palsu.

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pringsewu Budi Haryanto, menemukan fotokopi SK PNS palsu di lingkungan Pemkab Pringsewu.

SK menggunakan kop Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). SK dari Kemenhub bernomor SK-KEM-HUB-11175042012-BKN-IV-2012, yang menugaskan Medi Raharjo sebagai administrasi umum di Dishub Pringsewu.

Sementara, SK Kemenkeu bernomor SK-KEM-KEU-21327042012-BKN-IV-2012, yang menugaskan Ermawati selaku administrasi umum Kantor Pajak Pringsewu.
Belakangan, Sekretaris Komisi C DPRD Pringsewu Sahidin juga mendapat fotokopi SK serupa, yakni SK Kemenhub bernomor SK-KEM-HUB-11168042012-BKN-IV-2012, yang menugaskan CPNS Kemenhub Suci Kamal Maisaroh sebagai administrasi ringan Dishub Pringsewu.

Medi Raharjo, pemilik fotokopi SK, bekerja di Dishub Pringsewu sebagai tenaga kerja sukarela (TKS). Tapi, Medi mengaku menjadi korban penipuan dengan kedok calo PNS.

Menurutnya, fotokopi SK ia peroleh dari oknum PNS di Dishub Pringsewu. Sebelumnya, oknum tersebut menjanjikan Medi masuk dalam pengangkatan PNS kategori satu. Asal, Medi bersedia mengeluarkan biaya untuk mengurus pengangkatan.

Medi telah membayar Rp 30 juta, dari hasil menjual setengah hektare sawah. Tapi, dia hanya mendapat fotokopi SK, dari salah satu oknum PNS Dishub Pringsewu. Setelah Medi melunasi uang pembayaran, ia baru akan mendapatkan SK aslinya. Namun, BKD dan Kemenhub menyatakan SK itu palsu. (*)

Posted on : February 17th, 2013
Share